|
Judul Mata Kuliah
|
:
|
Akuntansi Keuangan Menengah I
|
|
|
Kode Mata Kuliah
|
:
|
|
|
|
SKS
|
:
|
3 SKS
|
|
|
Waktu /Pertemuan
|
:
|
150 menit / pertemuan
|
|
|
Jumlah Pertemuan
|
:
|
14
|
|
|
Dosen Pengampu
|
:
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Deskripsi Singkat
|
:
|
Mata kuliah Akuntansi Keuangan
Menengah I merupakan mata kuliah lanjutan dari Pengantar Akuntansi. Adanya
matakuliah ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai perkembangan Standar Akuntansi
Keuangan (SAK) dan kerangka konseptual yang mendasari akuntansi keuangan.
Fokus dari mata kuliah ini adalah pengakuan, pengukuran, pencatatan,
pelaporan, dan pengungkapan untuk pos-pos kas, piutang, persediaan, aset
tetap, aset tidak berwujud, dan liabilitas lancar. Materi yang terkait dengan
Standar Akuntansi Keuangan pun juga perlu untuk diberikan sebagai bahan
tambahan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa standar akuntansi yang harus
dipatuhi dalam pembuatan laporan keuangan. Dalam mata kuliah ini, SAK yang
digunakan adalah SAK tahun 2009. Selain itu standar akuntansi versi IFRS juga
dijelaskan dalam mata kuliah ini agar mahasiswa memahami dan mengetahui
perbedaan laporan keuangan berdasarkan IFRS dan standar akuntansi keuangan
yang berlaku di Indonesia (PSAK). Hal ini dapat memberikan kontribusi positif
ketika mahasiswa telah lulus dan masuk ke dunia kerja
|
|
Tujuan Instruksional Umum
|
:
|
Setelah
mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan
menjelaskan lingkungan akuntansi keuangan dan perkembangan standar
akuntansi;menerapkan kerangka dasar penyajian dan penyusunan laporan keuangan
untuk setiap pos-pos dalam laporan keuangan;menjelaskan perbedaan laporan
keuangan berdasarkan IFRS dan standar akuntansi keuangan yang berlaku di
Indonesia (PSAK); dan menyajikan pos-pos neraca dalam laporan keuangan
berdaarkan standar akuntansi keuangan yang berlaku umum meliputi pengakuan,
pengukuran, pencatatan, pelaporan dan pengungkapan untuk pos-pos kas,
piutang, persediaan, aset tetap, aset tidak berwujud, dan liabilitas lancar.
|
|
No
|
Tujuan
Instruksional Khusus
|
Pokok Bahasan
|
Sub Pokok Bahasan
|
Pustaka
|
|
|
1
|
2
|
3
|
4
|
8
|
|
|
1
|
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa
dapat menggambarkan lingkungan akuntansi keuangan, menjelaskan kebutuhan
standar akuntansi dan Lenbaga Penyusun Standard
|
Standar
Akuntansi dan
Pelaporan Keuangan
|
1.Laporan Keuangan dan Pelaporan
Keuangan.
2.Etika Profesi dalam Penyusunan
Laporan Keuangan.
3. Standar Akuntansi dan Lembaga
Penyusun Standard: IFRS, PSAK.
4.Issues dalam
Pelaporan Keuangan.
|
Kieso & Wiegandt, Intermediate
Accounting Ch. 1, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK
|
|
|
2
|
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa
akan dapat memahami kerangka kerja konseptual yang mendasari pelaporan keuangan.
|
Konsep
yang Mendasari Akuntansi Keuangan
|
1.Kerangka Konseptual.
2.Tingkat Pertama: Tujuan Dasar.
3.Tingkat Kedua: Konsep Fundamental.
4.Tingkat Ketiga: Konsep Pengakuan
dan Pengukuran.
|
Kieso & Wiegandt, Intermediate Accounting Ch.2, John Wiley &
Sons Inc., 2010.
KDPPLK
|
|
|
3
|
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa
akan dapat mengidentifikasikan kegunaan keterbatasan elemen laporan L/R, laba
ditahan dan dapat menyiapkan laporan tersebut
|
Laporan
Laba Rugi Komprehensif
|
1.Manfaat dan
keterbatasan laporan L/R
2.Unsur-unsur L/R
3.Bentuk/susunan
laporan L/R
4.Laba per lembar
saham
5.Laporan laba
ditahan
6.Special Reporting
Issues
|
Kieso &
Wiegandt, Intermediate Accounting Ch.4, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK No 1 Revisi 2009 PSAK No 58 Revisi 2009
IAS No. 1
|
|
|
4
|
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa
akan dapat mengidentifikasikan kegunaan keterbatasan elemen neraca serta
dapat menyusunnya
|
Neraca
|
1.Manfaat dan
keterbatasan Neraca
2.Elemen neraca
3.Bentuk neraca
4.Pelaporan
informasi tambahan dan teknik pengungkapan
|
Kieso & Wiegandt,
Intermediate Accounting Ch. 5, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK No 1 Revisi 2009
IAS No. 1
|
|
|
5
|
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa
akan dapat mengidentifikasikan kegunaan keterbatasan dan elemen dari laporan arus kas serta dapat
menyusunnya.
|
Laporan
Arus Kas
|
1.
Tujuan Laporan Arus Kas.
2.
Manfaat Laporan Arus Kas
3.
Keterbatasan Laporan Arus Kas
4.
Isi dan Format Laporan Arus Kas.
5.
Overview Penyiapan Laporan Arus Kas.
|
Kieso & Wiegandt,
Intermediate Accounting Ch.5, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK No.2 Revisi 2009
IAS No.7
|
|
|
6
|
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa
akan dapat menyusun laporan arus kas dengan metode langsung dan metode tidak
langsung.
|
Laporan
Arus Kas
|
1.Metode Langsung
2.Metode Tidak Langsung
|
Kieso & Wiegandt,
Intermediate Accounting Ch.5, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK No.2 Revisi 2009
IAS No.7
|
|
|
7
|
Setelah mengikuti kuliah ini
mahasiswa dapat mengidentifikasikan
item – item yg berkaitan dengan kas dan mengetahui pentingnya manajemen dan
pengendalian kas
|
Kas
|
1. Definisi Kas
2. Manajemen dan Pengendalian Kas
3. Pelaporan Kas
4. Item-item Yang Berkaitan dengan Kas
|
Kieso & Wiegandt,
Intermediate Accounting Ch.7, John Wiley & Sons Inc., 2010.
|
|
|
8
|
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa
dapat menjelaskan masalah akuntansi yang berkaitan dengan pengakuan,
penilaian dan disposisi piutang dagang dan piutang wesel
|
Piutang
|
1. Pengakuan Piutang Dagang.
2. Penilaian Piutang Dagang
3. Pengakuan Piutang Wesel.
4. Penilaian Piutang Wesel.
5. Disposisi Piutang dagang dan Wesel
6. Penyajian Piutang.
|
Kieso & Wiegandt,
Intermediate Accounting Ch.7, John Wiley & Sons Inc., 2010.
|
|
|
9
|
Setelah mengikuti kuliah ini
mahasiswa dapat membedakan sistem
persedian periodik dan perpetual, menggambarkan dan membandingkan asumsi
aliran biaya
|
Akuntansi
dan Pelaporan Persediaan: Pendekatan harga perolehan
|
1.
Klasifikasi dan Pengendalian Persediaan.
2.
Penilaian Persediaan.
3.
Barang Fisik yang Harus Dimasukkan dalam Persediaan.
4.
Biaya-biaya yang Harus Dimasukkan dalam Persediaan.
5.
Asumsi Cost Flow yang
digunakan.
|
Kieso & Wiegandt,
Intermediate Accounting Ch.8, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK NO. 14 Revisi 2008
IAS No. 2
|
|
|
10
|
Setelah mengikuti kuliah ini
mahasiswa dapat menggambarkan dan
membandingkan penilaian persediaan
metode LC dan LM, persentase laba kotor, metode harga eceran.
|
Persediaan:
Penilaian dan Konsep Estimasi
|
1. Lower of Cost or Market.
2. Dasar Penilaian.
3. Persentase laba Kotor
4. Metode Harga Eceran
5. Pelaporan Persediaan
6. Pengungkapan Persediaan dalam
Catatan Atas Laporan Keuangan.
7. Masalah-masalah Khusus dalam
Persediaan.
|
Kieso & Wiegandt,
Intermediate Accounting Ch.9, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK NO. 14 Revisi 2008
IAS No. 2
|
|
|
11
|
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa
akan dapat menjelaskan masalah akuntansi yang berkaitan dengan perolehan,
penilaian, biaya-biaya setelah perolehan dan disposisi properti, plant, dan
equipment
|
Aset
Tetap: Property, Plant and Equipment (PPE)
1.Akuisisi
2. Disposisi
|
1.
Karakteristik properti, plant, dan
equipment
2.
Perolehan properti, plant, dan
equipment
3.
Penilaian properti, plant, dan equipment
4.
Biaya-biaya sesudah perolehan
5.
Disposisi plant asset
|
Kieso & Wiegandt,
Intermediate Accounting Ch.10, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK NO. 16 Revisi 2007
IAS N0.16, 36
|
|
|
12
|
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa
akan dapat menjelaskan masalah akuntansi yang berkaitan penyusutan aset tetap
dan aset sumber daya alam.
|
Aset
Tetap: Property, Plant and Equipment (PPE)
1.Alokasi Cost
2. Impairment
|
1. Depresiasi
2. Impairment
3. Deplesi
4. Penyajian dan Analisis
|
Kieso & Wiegandt,
Intermediate Accounting Ch.11, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK NO. 16 Revisi 2007
IAS N0.16, 36
|
|
|
13
|
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa
akan dapat menjelaskan prosedur karakteristik penilian dan amortisasi aktiva
tidak berwujud
|
Konsep
dan Pelaporan Aset Tak Berwujud
|
1. Penerbitan Aset Tak Berwujud.
2. Jenis Aset Tak Berwujud.
3. Impairment Asrt Tak Berwujud.
4. Biaya Riset dan Pengembangan.
5. Penyajian Aset Tak Berwujud dan
Item yang Berkaitan.
|
Kieso & Wiegandt,
Intermediate Accounting Ch.12, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK NO. 19 Revisi 2000
IAS No. 38
|
|
|
14
|
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa
akan dapat menjelaskan klasifikasi dan tipe dari penilian kewajiban lancar
serta akuntansi untuk kontijensi dan penyajiannya
|
Liabilitas
Lancar dan Kontijensi
|
1. Menjelaskan sifat, tipe, klasifikasi dan penilaian liabilitas
lancar.
2. Identify types of employee-related
liabilities.
3. Menjelaskan akuntansi keuntungan
dan kerugian kontijensi.
4. Menunjukkan bagaimana penyajian dan
analisa liabilitas dan kontinjensi.
|
Kieso & Wiegandt,
Intermediate Accounting Ch.13, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK NO. 57 Revisi 2009
IAS No. 37
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar