Minggu, 08 Maret 2015

SILABUS / GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH 1



SILABUS / GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)
AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH 1

                                                                                                 
Judul Mata Kuliah
:
Akuntansi Keuangan Menengah I

Kode Mata Kuliah
:


SKS    
:
3 SKS

Waktu /Pertemuan
:
150 menit / pertemuan

Jumlah Pertemuan
:
14

Dosen Pengampu
:






Deskripsi Singkat                        
:
Mata kuliah Akuntansi Keuangan Menengah I merupakan mata kuliah lanjutan dari Pengantar Akuntansi. Adanya matakuliah ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai perkembangan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan kerangka konseptual yang mendasari akuntansi keuangan. Fokus dari mata kuliah ini adalah pengakuan, pengukuran, pencatatan, pelaporan, dan pengungkapan untuk pos-pos kas, piutang, persediaan, aset tetap, aset tidak berwujud, dan liabilitas lancar. Materi yang terkait dengan Standar Akuntansi Keuangan pun juga perlu untuk diberikan sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa standar akuntansi yang harus dipatuhi dalam pembuatan laporan keuangan. Dalam mata kuliah ini, SAK yang digunakan adalah SAK tahun 2009. Selain itu standar akuntansi versi IFRS juga dijelaskan dalam mata kuliah ini agar mahasiswa memahami dan mengetahui perbedaan laporan keuangan berdasarkan IFRS dan standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia (PSAK). Hal ini dapat memberikan kontribusi positif ketika mahasiswa telah lulus dan masuk ke dunia kerja


Tujuan Instruksional Umum    
:
Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan menjelaskan lingkungan akuntansi keuangan dan perkembangan standar akuntansi;menerapkan kerangka dasar penyajian dan penyusunan laporan keuangan untuk setiap pos-pos dalam laporan keuangan;menjelaskan perbedaan laporan keuangan berdasarkan IFRS dan standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia (PSAK); dan menyajikan pos-pos neraca dalam laporan keuangan berdaarkan standar akuntansi keuangan yang berlaku umum meliputi pengakuan, pengukuran, pencatatan, pelaporan dan pengungkapan untuk pos-pos kas, piutang, persediaan, aset tetap, aset tidak berwujud, dan liabilitas lancar.


No
Tujuan Instruksional Khusus
Pokok Bahasan
Sub Pokok Bahasan
Pustaka


1
2
3
4
8


1
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa dapat menggambarkan lingkungan akuntansi keuangan, menjelaskan kebutuhan standar akuntansi dan Lenbaga Penyusun Standard

Standar Akuntansi dan Pelaporan Keuangan

1.Laporan Keuangan dan Pelaporan Keuangan.
2.Etika Profesi dalam Penyusunan Laporan Keuangan.
3. Standar Akuntansi dan Lembaga Penyusun Standard: IFRS, PSAK.
4.Issues dalam Pelaporan Keuangan.
Kieso & Wiegandt, Intermediate Accounting Ch. 1, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK


2
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akan dapat memahami kerangka kerja konseptual yang mendasari pelaporan  keuangan.
Konsep yang Mendasari Akuntansi Keuangan

1.Kerangka Konseptual.
2.Tingkat Pertama: Tujuan Dasar.
3.Tingkat Kedua: Konsep Fundamental.
4.Tingkat Ketiga: Konsep Pengakuan dan Pengukuran.
Kieso & Wiegandt, Intermediate Accounting Ch.2, John Wiley & Sons Inc., 2010.
KDPPLK


3
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akan dapat mengidentifikasikan kegunaan keterbatasan elemen laporan L/R, laba ditahan dan dapat menyiapkan laporan tersebut

Laporan Laba Rugi Komprehensif
1.Manfaat dan keterbatasan laporan L/R
2.Unsur-unsur L/R
3.Bentuk/susunan laporan L/R
4.Laba per lembar saham
5.Laporan laba ditahan
6.Special Reporting Issues
Kieso & Wiegandt, Intermediate Accounting Ch.4, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK No 1 Revisi 2009 PSAK No 58 Revisi 2009
IAS No. 1


4
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akan dapat mengidentifikasikan kegunaan keterbatasan elemen neraca serta dapat menyusunnya
Neraca

1.Manfaat dan keterbatasan Neraca
2.Elemen neraca
3.Bentuk neraca
4.Pelaporan informasi tambahan dan teknik pengungkapan
Kieso & Wiegandt, Intermediate Accounting Ch. 5, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK No 1 Revisi 2009
IAS No. 1


5
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akan dapat mengidentifikasikan kegunaan keterbatasan dan elemen  dari laporan arus kas serta dapat menyusunnya.
Laporan Arus Kas
1. Tujuan Laporan Arus Kas.
2. Manfaat Laporan Arus Kas
3. Keterbatasan Laporan Arus Kas
4. Isi dan Format Laporan Arus Kas.
5. Overview Penyiapan Laporan Arus Kas.
Kieso & Wiegandt, Intermediate Accounting Ch.5, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK No.2 Revisi 2009
IAS No.7


6
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akan dapat menyusun laporan arus kas dengan metode langsung dan metode tidak langsung.
Laporan Arus Kas
1.Metode  Langsung
2.Metode  Tidak Langsung
Kieso & Wiegandt, Intermediate Accounting Ch.5, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK No.2 Revisi 2009
IAS No.7


7
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa  dapat mengidentifikasikan item – item yg berkaitan dengan kas dan mengetahui pentingnya manajemen dan pengendalian kas
Kas

1.      Definisi Kas
2.      Manajemen dan Pengendalian Kas
3.      Pelaporan Kas
4.      Item-item Yang Berkaitan dengan Kas
Kieso & Wiegandt, Intermediate Accounting Ch.7, John Wiley & Sons Inc., 2010.


8
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa dapat menjelaskan masalah akuntansi yang berkaitan dengan pengakuan, penilaian dan disposisi piutang dagang dan piutang wesel

Piutang

1.    Pengakuan Piutang Dagang.
2.    Penilaian Piutang Dagang
3.    Pengakuan Piutang Wesel.
4.    Penilaian Piutang Wesel.
5.    Disposisi Piutang dagang dan Wesel
6.    Penyajian Piutang.
Kieso & Wiegandt, Intermediate Accounting Ch.7, John Wiley & Sons Inc., 2010.


9
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa  dapat membedakan sistem persedian periodik dan perpetual, menggambarkan dan membandingkan asumsi aliran biaya
Akuntansi dan Pelaporan Persediaan: Pendekatan harga perolehan

1.    Klasifikasi dan Pengendalian Persediaan.
2.    Penilaian Persediaan.
3.    Barang Fisik yang Harus Dimasukkan dalam Persediaan.
4.    Biaya-biaya yang Harus Dimasukkan dalam Persediaan.
5.    Asumsi Cost Flow yang digunakan.
Kieso & Wiegandt, Intermediate Accounting Ch.8, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK NO. 14 Revisi 2008
IAS No. 2


10
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa  dapat menggambarkan dan membandingkan penilaian persediaan  metode LC dan LM, persentase laba kotor, metode harga eceran.
Persediaan: Penilaian dan Konsep Estimasi

1.     Lower of Cost or Market.
2.     Dasar Penilaian.
3.     Persentase laba Kotor
4.     Metode Harga Eceran
5.     Pelaporan Persediaan
6.     Pengungkapan Persediaan dalam Catatan Atas Laporan Keuangan.
7.     Masalah-masalah Khusus dalam Persediaan.
Kieso & Wiegandt, Intermediate Accounting Ch.9, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK NO. 14 Revisi 2008
IAS No. 2


11
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akan dapat menjelaskan masalah akuntansi yang berkaitan dengan perolehan, penilaian, biaya-biaya setelah perolehan dan disposisi properti, plant, dan equipment

Aset Tetap: Property, Plant and Equipment (PPE)
1.Akuisisi
2. Disposisi

1.    Karakteristik properti, plant, dan equipment
2.    Perolehan properti, plant, dan equipment
3.    Penilaian  properti, plant, dan equipment
4.    Biaya-biaya sesudah perolehan
5.    Disposisi plant asset
Kieso & Wiegandt, Intermediate Accounting Ch.10, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK NO. 16 Revisi 2007
IAS N0.16, 36


12
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akan dapat menjelaskan masalah akuntansi yang berkaitan penyusutan aset tetap dan aset sumber daya alam.

Aset Tetap: Property, Plant and Equipment (PPE)
1.Alokasi Cost
2. Impairment

1.    Depresiasi
2.    Impairment
3.    Deplesi
4.    Penyajian dan Analisis
Kieso & Wiegandt, Intermediate Accounting Ch.11, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK NO. 16 Revisi 2007
IAS N0.16, 36


13
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akan dapat menjelaskan prosedur karakteristik penilian dan amortisasi aktiva tidak berwujud
Konsep dan Pelaporan Aset Tak Berwujud

1.   Penerbitan Aset Tak Berwujud.
2.   Jenis Aset Tak Berwujud.
3.   Impairment Asrt Tak Berwujud.
4.   Biaya Riset dan Pengembangan.
5.   Penyajian Aset Tak Berwujud dan Item yang Berkaitan.
Kieso & Wiegandt, Intermediate Accounting Ch.12, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK NO. 19 Revisi 2000
IAS No. 38


14
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akan dapat menjelaskan klasifikasi dan tipe dari penilian kewajiban lancar serta akuntansi untuk kontijensi dan penyajiannya
Liabilitas Lancar  dan Kontijensi

1.   Menjelaskan sifat,  tipe, klasifikasi dan penilaian liabilitas lancar.
2.   Identify types of employee-related liabilities.
3.   Menjelaskan akuntansi keuntungan dan kerugian kontijensi.
4.   Menunjukkan bagaimana penyajian dan analisa liabilitas dan kontinjensi.
Kieso & Wiegandt, Intermediate Accounting Ch.13, John Wiley & Sons Inc., 2010.
PSAK NO. 57 Revisi 2009
IAS No. 37




Tidak ada komentar:

Posting Komentar