SILABUS / GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN
(GBPP)
AKUNTANSI MANAJEMEN
PRODI AKUNTANSI STIE KEBANGSAAN BIREUEN
Judul Mata Kuliah : Akuntansi Manajemen
Prodi : Akuntansi STIE Kebangsaan Bireuen
Kode Mata Kuliah :
SKS : 3 (tiga)
Semester : VII (Tujuh)
Jumlah Pertemuan : 14 kali
Waktu/Pertemuan : 150
menit / pertemuan
Dosen :
TIU : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa mampu memahami ruang lingkup dan pengertian manajemen, perbedaan antara akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen, serta informasi apa saja yang dapat digunakan pihak manajemen dalam pengambilan keputusan.
|
No
|
Tujuan Instruksional Khusus
|
Pokok Bahasan
|
Sub Pokok Bahasan
|
Pustaka
|
|
1
|
2
|
3
|
4
|
8
|
|
I
|
Setelah mengikuti
perkuliahan ini mahasiswa dapat:
· Menjelaskan tentang
kebutuhan akan informasi akuntansi manajemen.
· Menjelaskan perbedaan
antara akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan.
· Menguraikan secara
singkat mengenai sejarah akuntansi manajemen.
· Mengidentifikasi dan
menjelaskan berbagai tema baru dalam akuntansi manajemen.
· Menjelaskan peranan
akuntansi manajemen dalam suatu organisasi.
· Menjelaskan pentingnya
perilaku etis bagi manajer dan akuntan manajemen.
· Mengidentifikasi tiga
jenis sertifikasi yang tersedia bagi akuntan manajemen.
|
Pengantar : Peran, Sejarah, dan Tujuan Akuntansi
Manajemen
|
· Sistem informasi
akuntansi manajemen.
· Akuntansi manajemen dan
akuntansi keuangan.
· Sejarah akuntansi
manajemen.
· Tema-tema baru dalam
akuntansi manajemen.
· Peranan akuntansi
manajemen dalam suatu organisasi.
· Perilaku etis bagi
manajer dan akuntan manajemen.
· Tiga jenis sertifikasi
yang tersedia bagi akuntan manajemen.
|
· Hansen/Mowen, Akuntansi
Manajemen, Edisi 4, Jilid 1, Bab 1.
· Halim, dkk, Akuntansi
Manajemen, Edisi 2, Bab 1.
|
|
II
|
Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat:
· Menjelaskan proses
pembebanan biaya
· Mendefinisikan produk berwujud dan produk tidak berwujud,
serta menjelaskan perbedaan definisi biaya produk
· Menyusun laporan laba
rugi untuk organisasi manufaktur dan jasa
· Menguraikan hubungan
antara penggerak aktivitas dan perilaku biaya
· Menjelaskan perbedaan
sistem akuntansi manajemen tradisional dan kontemporer
|
Konsep Dasar Biaya
|
· Proses Pembebanan biaya
· Perbedaan produk
berwujud dan produk tidak berwujud
· Laporan laba rugi untuk
organisasi manufaktur dan jasa
· Hubungan antara
penggerak aktivitas dan perilaku biaya
· Perbedaan sistem
akuntansi manajemen tradisional dan kontemporer
|
· Hansen/Mowen, Akuntansi
Manajemen, Edisi 4, Jilid 1, Bab 2.
· Halim, dkk, Akuntansi
Manajemen, Edisi 2, Bab 2.
|
|
III
|
Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat:
· Mengidentifikasikan dan
menguraikan perilaku biaya serta menjelaskan peranan model penggunaan sumber
daya dalam memahami perilaku biaya
· Memisahkan biaya
campuran menjadi komponen tetap dan variabel dengan menggunakan metode tinggi
rendah, scatterplot, dan kuadrat terkecil.
· Menjelaskan peranan
regresi berganda dalam penialain perilaku biaya
· Menguraikan penggunaan
pertimbangan manajerial dalam penentuan perilaku biaya
|
Perilaku Biaya Aktivitas
|
· Peranan model
penggunaan sumber daya dalam memahami perilaku biaya
· Memisahkan biaya
campuran menjadi komponen tetap dan variabel
· Peranan regresi
berganda dalam penialain perilaku biaya
· Pertimbangan manajerial
dalam penentuan perilaku biaya
|
· Hansen/Mowen, Akuntansi
Manajemen, Edisi 4, Jilid 1, Bab 3.
· Halim, dkk, Akuntansi
Manajemen, Edisi 2, Bab 3.
|
|
IV
|
Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat:
· Menjelaskan pentingnya
menghitung biaya per unit
· Mendefinisikan
kalkulasi biaya aktual dan normal serta menjelaskan mengapa kalkulasi biaya
nirmal lebih diminati
· Menjelaskan pendekatan
kalkulasi biaya tradisional
· Menjelaskan bagaimana sistem
biaya berdasarkan aktivitas dapat menghasilkan biaya produk yang lebih akurat
· Menyajikan secara rinci
bagaimana berbagai aktivitas diidentifikasi dan diklasifikasikan sehingga
pengelompokkan biaya yang sejenis dapat dibuat.
|
Kalkulasi Biaya Berdasarkan
Aktivitas
|
· Biaya per unit
· Kalkulasi biaya aktual
dan normal
· Pendekatan kalkulasi
biaya tradisional
· Sistem biaya
berdasarkan aktivitas
· Identifikasi dan Klasifikasi
berbagai aktivitas
|
· Hansen/Mowen, Akuntansi
Manajemen, Edisi 4, Jilid 1, Bab 4.
· Halim, dkk, Akuntansi
Manajemen, Edisi 2, Bab 4.
|
|
V
|
Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat:
· Menjelaskan perbedaan
antara kalkulasi biaya pesanan dan kalkulasi biaya proses serta
mengidentifikasi jenis-jenis perusahaan yang menggunakan masing-masing metode
tersebut
· Menjelaskan srus kas
dan membuat ayat jurnal yang berhubungan dengan kalkulasi biaya pesanan
· Mengidentifikasi dan
menyiapkan dokumen sumber yang digunakan dalam kalkulasi biaya pesanan
|
Kalkulasi Biaya Pesanan
|
· Perbedaan antara
kalkulasi biaya pesanan dan kalkulasi biaya proses
· Arus kas dan ayat
jurnal yang berhubungan dengan kalkulasi biaya pesanan
· Dokumen sumber yang
digunakan dalam kalkulasi biaya pesanan
|
· Hansen/Mowen, Akuntansi
Manajemen, Edisi 4, Jilid 1, Bab 5.
· Halim, dkk, Akuntansi
Manajemen, Edisi 2, Bab 5.
|
|
VI
|
Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat:
· Menjelaskan karakteristik
dasar dan arus biaya yang berkaitan dengan proses manufaktur
· Menghitung unit
ekuivalen dan peranannya dalam kalkulasi biaya proses.
· Menghitung kalkulasi
biaya proses dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang
· Menyusun laporan
produksi dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang
|
Kalkulasi Biaya Proses
|
· Karakteristik dasar dan
arus biaya yang berkaitan dengan proses manufaktur
· Unit ekuivalen dan
peranannya dalam kalkulasi biaya proses.
· Kalkulasi biaya proses
dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang
· Laporan produksi dengan
menggunakan metode rata-rata tertimbang
|
· Hansen/Mowen, Akuntansi
Manajemen, Edisi 4, Jilid 1, Bab 6.
· Halim, dkk, Akuntansi
Manajemen, Edisi 2, Bab 6.
|
|
VII
|
Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat:
· Menjelaskan
karakteristik dasar dan arus biaya yang berkaitan dengan proses manufaktur
· Menghitung unit
ekuivalen dan peranannya dalam kalkulasi biaya proses.
· Menghitung kalkulasi
biaya proses dengan menggunakan metode FIFO
· Menyusun laporan
produksi dengan menggunakan metode FIFO
|
Kalkulasi Biaya Proses
(Lanjutan)
|
· Karakteristik dasar dan
arus biaya yang berkaitan dengan proses manufaktur
· Unit ekuivalen dan
peranannya dalam kalkulasi biaya proses.
· Kalkulasi biaya proses
dengan menggunakan metode FIFO
· Laporan produksi dengan
menggunakan metode FIFO
|
· Hansen/Mowen, Akuntansi
Manajemen, Edisi 4, Jilid 1, Bab 6.
· Halim, dkk, Akuntansi
Manajemen, Edisi 2, Bab 6.
|
|
VIII
|
UJIAN
TENGAH SEMESTER
|
|||
|
IX
|
Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat:
· Menjelaskan perbedaan
departemen pendukung dan departemen produksi
· Menjelaskan lima alasan
pembebanan biaya departemen pendukung ke departemen produksi
· Menghitung tarif
pembebanan biaya departemen pendukung ke departemen produksi
· Melakukan Alokasi biaya
pusat pendukung ke departemen produksi dengan menggunakan metode langsung,
berurutan, dan timbal balik.
· Menghitung tarif
overhead departemental
|
Alokasi Biaya Departemen
Pendukung
|
· Perbedaan departemen
pendukung dan departemen produksi
· Alasan pembebanan biaya
departemen pendukung ke departemen produksi
· Tarif pembebanan biaya
departemen pendukung ke departemen produksi
· Alokasi biaya pusat
pendukung ke departemen produksi
· Tarif overhead
departemental
|
· Hansen/Mowen, Akuntansi
Manajemen, Edisi 4, Jilid 1, Bab 7.
· Halim, dkk, Akuntansi
Manajemen, Edisi 2, Bab 7.
|
|
X
|
Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat:
· Menjelaskan peranan
penganggaran dalam perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan
· Mendefinisikan dan
membuat anggaran induk, serta mengidentifikasikan komponen-komponen utamanya
· Mengidentifikasikan dan
membahas ciri-ciri utama yang harus ada dalam sistem anggaran
· Menguraikan anggaran
untuk perusahaan dagang dan jasa, serta penganggaran dasar nol (zero basis)
|
Penganggaran Untuk Perencanaan
dan Pengendalian
|
· Peranan penganggaran
dalam perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan
· Anggaran induk dan
komponen-komponennya
· Ciri-ciri utama dalam
sistem anggaran
· Anggaran untuk
perusahaan dagang dan jasa, serta penganggaran dasar nol (zero basis)
|
· Hansen/Mowen, Akuntansi
Manajemen, Edisi 4, Jilid 1, Bab 8.
· Halim, dkk, Akuntansi
Manajemen, Edisi 2, Bab 8.
|
|
XI
|
Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat:
· Menjelaskan bagaimana
membuat standar unit dan sistem biaya standar
· Menjelaskan tujuan
kartu biaya standar
· Menjelaskan konsep
dasar dari analisis varians
· Menghitung varians
bahan dan tenaga kerja
· Menghitung varians
overhead variabel dan tetap
· Membuat ayat jurnal
untuk varians bahan dan tenaga kerja, serta overhead.
|
Kalkulasi Biaya Standar : Alat
Pengendalian Manajerial
|
· Pembuatan standar unit
dan sistem biaya standar
· Tujuan kartu biaya
standar
· Konsep dasar dari
analisis varians
· Varians bahan dan tenaga
kerja
· Varians overhead
variabel dan tetap
· Ayat jurnal untuk
varians bahan dan tenaga kerja, serta overhead.
|
· Hansen/Mowen, Akuntansi
Manajemen, Edisi 4, Jilid 1, Bab 9.
· Halim, dkk, Akuntansi
Manajemen, Edisi 2, Bab 9.
|
|
XII
|
Setelah mengikuti
perkuliahan ini mahasiswa dapat:
· Membandingkan Akuntansi
pertanggungjawaban tradisional dan akuntansi pertanggungjawaban kontemporer
· Menjelaskan analisis
nilai proses
· Menjelaskan peranan
ukuran keuangan terhadap kinerja aktivitas
· Menjelaskan peranan
ukuran nonkeuangan terhadap kinerja aktivitas
|
Manajemen Berdasarkan Aktivitas
|
· Akuntansi
pertanggungjawaban tradisional dan akuntansi pertanggungjawaban kontemporer
· Analisis nilai proses
· Peranan ukuran keuangan
terhadap kinerja aktivitas
· Peranan ukuran
nonkeuangan terhadap kinerja aktivitas
|
· Hansen/Mowen, Akuntansi
Manajemen, Edisi 4, Jilid 1, Bab 10.
· Halim, dkk, Akuntansi
Manajemen, Edisi 2, Bab 10.
|
|
XIII
|
Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat:
·
Mengetahui pengaruh kegiatan perusahaan terhadap CM dan
Laba Bersih
·
Menjelaskan pengaruh perubahan biaya variabel, biaya
tetap, harga jual, dan volume produksi terhadap CM
·
Menghitung titik BEP
·
Menyusun grafik CVP dan menjelaskan pentingnya
masing-masing komponen
·
Menghiutung titik BEP perusahaan yang memproduksi lebih
dari satu macam barang dan menjelaskan pengaruh perubahan komposisi penjualan
terhadap titik BEP
|
Analisis Biaya-Volume-Laba
|
·
Dasar-dasar CVP
·
Asumsi Dalam Analisis CVP
·
Resiko Ketidakpastian
·
Margin of Safety
·
Pentingnya Operating Leverage Dalam Memprediksi
Perubahan Pendapatan Perusahaan Akibat Berubahnya Satu atau Lebih Variabel
dalam CVP
·
Analisis BEP
|
· Hansen/Mowen, Akuntansi
Manajemen, Edisi 4, Jilid 2, Bab 15.
· Bambang Hariadi,
Akuntansi Manajemen : Suatu Sudut Pandang, Edisi Pertama, 2002, Bab 12.
|
|
XIV
|
Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat:
·
Menjelaskan konsep biaya relevan dalam pengambilan
keputusan
· Menjelaskan konsep biaya Opporunity dalam
pengambilan keputusan
· Menjelaskan contoh studi kasus menerima
atau mengolah pesanan khusus
· Menjelaskan contoh study kasus membeli
atau membuat sendiri
· Menjelaskan contoh study kasus menjual
atau memproses lebih lanjut
·
Menjelaskan contoh study kasus menghentikan atau
melanjutkan segmen rugi
|
Pengambilan Keputusan Taktis :
Kalkulasi Biaya Relevan, Model Penggunaan Sumber Daya Aktivitas, dan
Penetepan Harga
|
· Konsep-konsep biaya
relevan dalam pengambilan keputusan jangka pendek
· Konsep-konsep biaya opportunity dalam
pengambilan keputusan
|
· Hansen/Mowen, Akuntansi
Manajemen, Edisi 4, Jilid 2, Bab 16.
· Mulyadi, Akuntansi
biaya untuk pengambilan keputusan
· Matzia and Usri Milton F. Cost Accounting
Planing and Control
|
|
XV
|
Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat:
·
Menjelaskan tentang apa yang dimaksud dengan
Balanced Scorecard
·
Menjelaskan peranan aspek keuangan dalam menilai
kinerja manajemen
·
Menjelaskan peranan aspek nonkeuangan dalam membuat
keseimbangan dalam penilaian kinerja manajemen
|
Balanced Scorecard
|
· Pengertian Balanced
Scorecard
· Pentingnya Perspektif
Keuangan Dalam Menilai Kinerja Manajemen
· Perspektif pelanggan
· Perspektif proses
bisnis internal
· Perspektif proses
belajar dan berkembang
|
· Bambang Hariadi,
Akuntansi Manajemen : Suatu Sudut Pandang, Edisi Pertama, 2002, Bab 10.
|
|
XVI
|
UJIAN
AKHIR SEMESTER
|
|||
PRODI AKUNTANSI STIE KEBANGSAAN BIREUEN

Tidak ada komentar:
Posting Komentar